Back to Blog

Perawatan Motor Listrik: Hal-Hal Yang Wajib Diperhatikan

Electrum Team · 01 Aug 2025
Electrum Logo

Motor listrik memang dikenal minim perawatan dibanding motor bensin. Namun, bukan berarti bebas dari perawatan sama sekali. Terutama bagi pelaku usaha seperti armada ojek online, kurir, atau layanan logistik, perawatan rutin menjadi kunci untuk menjaga efisiensi operasional, memperpanjang umur kendaraan, serta menghindari downtime yang merugikan.

Dengan perawatan yang tepat, kendaraan listrik tidak hanya lebih tahan lama, tetapi juga memberikan penghematan biaya jangka panjang—baik dari sisi servis, penggantian komponen, maupun efisiensi energi.

Perawatan Baterai: Komponen Vital Motor Listrik

Baterai adalah jantung dari motor listrik. Kondisinya sangat menentukan performa dan jarak tempuh kendaraan.

Beberapa hal penting yang perlu diperhatikan dalam perawatan baterai:

  • Cek kondisi baterai secara berkala, terutama jika performa kendaraan mulai terasa menurun.

  • Hindari pengisian daya berlebihan (overcharge), yang bisa mempercepat degradasi sel baterai. Gunakan charger resmi dan sesuai standar dari pabrikan.

  • Pastikan suhu baterai tetap optimal, hindari pemakaian berlebihan di cuaca ekstrem.

  • Ikuti siklus pengisian yang sehat. Disarankan untuk tidak terlalu sering membiarkan baterai di bawah 20% atau di atas 90% dalam waktu lama.

Menurut studi oleh Battery University, pengisian yang terlalu sering hingga 100% dan pemakaian hingga 0% dapat mempercepat kerusakan sel baterai lithium-ion.

Sebagai penyedia motor listrik terpercaya di Indonesia, Electrum selalu berupaya untuk memberikan pelayanan terbaik, salah satunya adalah dengan menjamin kualitas baterainya melaui layanan-layanan berikut:

  • Bagi pengguna yang memilih Paket Beli Baterai, Electrum menyediakan garansi baterai selama 5 tahun.

  • Bagi pengguna yang memilihi Paket Sewa Baterai, Electrum menyediakan layanan pemeliharaan kesehatan baterai secara berkala dan menjamin tingkat kesehatan baterai yang beredar pada stasiun BSS berada pada kondisi kesehatan di atas 80%

Sistem Rem dan Komponen Mekanis

Meski motor listrik tidak menggunakan rantai atau oli mesin, komponen mekanis seperti sistem rem tetap membutuhkan perhatian khusus.

Pastikan untuk:

  • Memeriksa kondisi kampas rem secara berkala.

  • Mengecek rem cakram untuk mendeteksi adanya goresan atau keausan tidak merata.

  • Melakukan pelumasan ringan pada bagian as roda, suspensi, atau sambungan logam yang bergerak.

Penggunaan harian dalam intensitas tinggi, seperti pada armada pengiriman, membuat sistem rem rentan aus lebih cepat. Rem yang responsif tidak hanya menyangkut keamanan pengendara, tetapi juga konsumen dan barang yang dibawa.

Tekanan dan Kondisi Ban

Tekanan ban yang tepat berdampak langsung pada efisiensi energi. Ban yang kempes meningkatkan hambatan gulir, yang artinya baterai akan lebih cepat habis untuk menempuh jarak yang sama.

Tips menjaga kondisi ban:

  • Cek tekanan ban minimal seminggu sekali, atau setiap kali sebelum melakukan perjalanan jarak jauh.

  • Perhatikan tanda-tanda keausan ban, seperti permukaan yang tidak rata atau grip yang mulai menipis.

  • Gunakan ban dengan spesifikasi yang direkomendasikan oleh pabrikan motor.

Menurut penelitian Bridgestone, ban dengan tekanan kurang dari standar bisa meningkatkan konsumsi energi hingga 3–5%.

Pemeriksaan Sistem Kelistrikan

Meski jarang disorot, sistem kelistrikan sangat krusial dalam motor listrik. Kabel, soket, dan konektor adalah jalur pengantar daya dan sinyal.

Beberapa poin penting:

  • Cek kelonggaran pada soket atau terminal, terutama di area yang sering terkena getaran.

  • Hindari kabel tertekuk tajam atau terpapar air hujan terus-menerus.

  • Periksa adanya kabel yang mulai terkelupas atau berubah warna karena panas.

Kabel yang tidak terawat bisa memicu korsleting atau gangguan sinyal, yang pada motor modern bisa mengakibatkan kegagalan fungsi sistem kontrol elektronik.

Manajemen Tempat Penyimpanan dan Charging Station

Untuk kendaraan pribadi, penyimpanan bisa di garasi rumah. Namun bagi armada, hal ini perlu dikelola secara sistematis.

Hal yang perlu diperhatikan:

  • Tempat penyimpanan harus memiliki ventilasi baik dan bebas dari paparan hujan langsung.

  • Hindari paparan suhu ekstrem, terutama panas berlebihan yang bisa mempercepat degradasi baterai.

  • Charging station sebaiknya menggunakan sistem pengaman otomatis yang menghentikan pengisian saat baterai penuh.

  • Bagi armada besar, pertimbangkan penggunaan battery swap station yang lebih efisien secara waktu dan logistik.

Servis Berkala dan Diagnostik Digital

Motor listrik modern umumnya dilengkapi sistem diagnostik digital, baik internal maupun terhubung ke aplikasi.

Untuk menjaga performa:

  • Lakukan servis ringan tiap 1.000 km, dan servis lengkap setiap 5.000–10.000 km, tergantung spesifikasi motor.

  • Gunakan aplikasi pemantau motor (jika tersedia), untuk membaca data kesehatan baterai dan komponen.

  • Beberapa model memungkinkan update firmware, pastikan motor Anda selalu menggunakan versi perangkat lunak terbaru.

Servis berkala bukan hanya soal teknis, tapi juga memberi keamanan legal dan asuransi jika ada klaim yang membutuhkan riwayat perawatan. Perawatan yang teratur juga dapat memberikan dampak pada operasional dan biaya armada. 

Dampak Perawatan Teratur Terhadap Biaya Armada 

Bagi pelaku usaha, perawatan yang konsisten membawa pengaruh besar terhadap efisiensi biaya dan produktivitas armada. Perawatan yang teratur dan terencana bisa memberikan berbagai keuntungan strategis, seperti:

  • Mengurangi downtime kendaraan, yang berarti lebih banyak waktu kendaraan berada di jalan untuk menghasilkan pendapatan.

  • Menekan frekuensi dan biaya perbaikan besar, karena kerusakan dapat dicegah sejak dini melalui pemeriksaan rutin.

  • Memperpanjang umur pakai kendaraan dan baterai, sehingga investasi awal lebih optimal.

  • Menjaga nilai jual kembali kendaraan, penting bagi bisnis yang menerapkan siklus pembaruan armada secara berkala.

Menurut McKinsey & Company, total cost of ownership (TCO) kendaraan listrik bisa 15–25% lebih rendah dibanding kendaraan konvensional, jika didukung manajemen perawatan dan charging yang baik.

Kesimpulan

Motor listrik menawarkan efisiensi dan teknologi yang unggul, tetapi tetap membutuhkan perawatan yang cermat agar performanya maksimal. Bagi pelaku usaha, perawatan bukan sekadar rutinitas teknis, tetapi bagian dari strategi bisnis jangka panjang.

Jadwalkan pemeriksaan rutin, gunakan aplikasi pendukung, dan konsultasikan kebutuhan armada Anda bersama Electrum untuk solusi menyeluruh dalam ekosistem kendaraan listrik

Blog Kami

WhatsApp